Upacara dalam Rangka Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementrian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 dengan Tema "UMAT RUKUN DAN SINERGI INDONESIA DAMAI DAN MAJU"
Ketua DPRD Kab. Kolaka Bapak I Ketut Arjana, S.E Menghadiri Upacara dalam Rangka Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementrian Agama Republik Indonesia Tahun 2026 dengan Tema "UMAT RUKUN DAN SINERGI INDONESIA DAMAI DAN MAJU"
Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Kolaka H. Amri, S.STP.,M.Si membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, yang menegaskan kembali peran strategis Kementerian Agama sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan selama delapan dekade pengabdiannya.
Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa 80 tahun perjalanan Kementerian Agama bukan hanya menandai usia, tetapi juga menegaskan komitmen besar Kemenag dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta menghadirkan agama sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.
“Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama terus membangun fondasi “Kemenag Berdampak”, yang diwujudkan melalui kerja nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Transformasi digital layanan keagamaan dilakukan secara masif untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, transparan, dan cepat.” Ujarnya
Selain itu, Kemenag juga memperkuat fondasi ekonomi umat melalui ribuan pesantren dan berbagai instrumen ekonomi sosial keagamaan, seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma/kolekte, dana punia, dana paramita, dan dana kebajikan.
“Di bidang pendidikan, kualitas madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan terus meningkat, sehingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Inovasi kurikulum dan penguatan sarana prasarana telah menempatkan institusi pendidikan Kementerian Agama sejajar bahkan melampaui standar pendidikan lainnya.” Jelasnya
Sambutan Menteri Agama juga menyoroti tantangan besar zaman modern, khususnya era Artificial Intelligence (AI) dan kondisi VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). ASN Kementerian Agama diharapkan mampu mewarnai perkembangan teknologi dengan konten keagamaan yang moderat, sejuk, otoritatif, serta menjunjung tinggi nilai ketuhanan dan kemanusiaan, agar AI menjadi alat pemersatu, bukan pemicu perpecahan.
Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” seluruh ASN Kementerian Agama dituntut untuk terus bertransformasi menjadi pribadi yang lincah, adaptif, terbuka terhadap inovasi, dan responsif dalam melayani umat dengan empati serta integritas.
Usai upacara, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berupa beasiswa pendidikan, serta bantuan masjid. Selain itu, juga diberikan penghargaan kepada ASN Kementerian Agama berprestasi serta penyerahan penghormatan bagi ASN purna bakti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.
Peringatan HAB ke-80 ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus mengabdi, menghadirkan manfaat nyata, serta menjadi cahaya pencerah bagi bangsa dan negara.
Sabtu, 03 Januari 2026
Pelataran MTSN 1 Kolaka
















